Sajak Untuk Para Pelupa

Lantas engkau mengikutinya
Sejengkal demi sejengkal
Sehasta demi sehasta sampai ke lobang hewan dhab sekalipun

Bukankah kita punya Salman Al-Farisi
Kenapa kau pilih Che Guevara
Bukankah ada Umar bin Abdul Azis, kenapa Yoseph Stalin kau puja?

Wahai para pelupa
Mimpimu tak berbuah masyarakat madani
Jiwamu teracuni obsesi Filosofi
Yang berakhir dengan kehampaan

Di mana Perjuangan……?
Kalau kau campakkan rahasia hati
Di Firman Illahi dan sabda Nabi
Pada sahabat-sahabat tercinta
Yang hari-harinya penuh dengan makna

Berhentilah berkhayal
Sungguhpun, bumi dan langit
Takkan pernah kau miliki
Dan kau pasti tumbang ditelan zaman

Kembalilah ke Jalan-Nya
Sebelum lancang kau katakan
Agama hanyalah ilusi untuk memperoleh
Kebahagiaan sejati

Cepat atau lambat
Umurmu kan berhenti
Bersyahadatlah agar kau kelak mati
Dalam berserah diri
Pada pemilik alam sejati
Allah Maha Pengasih*

Hilmi Mahri, 25 Mei 2007
Lembaga Dakwah dan Amal Sosial al-Ma`un
Kota Batu