ALFREDO DI STEFANO BELA TIGA NEGARA TAPI GAGAL KE PIALA DUNIA

Legenda sepak bola Brazil Pele dan Diego Armando Maradona dari Argentina dikenal tidak akur dalam banyak hal. Namun, bila bicara mengenai Alfredo Di Stefano, dua sosok yang dinobatkan sebagai pemain terbaik abad ini oleh FIFA itu satu suara. Pele maupun Maradona sepakat bahwa yang patut disebut sebagai pemain terbaik dunia sejati adalah Alfredo Di Stefano. “Orang-orang sering membicarakan siapa yang terbaik diantara Pele dan Maradona. Tapi bagi saya, Di Stefano-lah yang terbaik,” kata Pele seperti dilansir Goal.


“Maradona adalah pemain yang hebat, tapi dia tidak bisa menendang dengan kaki kanan dengan baik dan tidak bisa mencetak gol dengan kepala. Satu-satunya kesempatan terbaik dia mencetak gol dengan kepala, tapi dia justru menggunakan tangan,” sindir pele. Tidak beda dengan Pele, Maradona menyatakan hal nyaris serupa ketika diwawancarai stasiun televisi RAI pada 1997. “Saya tidak tahu pasti apakah saya lebih baik daripada Pele. Tapi, saya pastikan bahwa Di Stefano lebih baik dari Pele,” ujar Maradona.
“Saya bangga sebagai orang yang berbicara tentang Di Stefano. Saya bilang, Maradona bleh saja lebih buruk jika dibandingkan dengan Pele. Tapi tanpa ragu saya katakan bahwa Di Stefano lebih baik daripada kami berdua,” lanjut Maradona. Sehebat apakah Di Stefano sehingga dua pemain legendaris itu tanpa sungkan memujinya. Hanya rentetan prestasinya yang bisa menjawab sehebat apakah pria yang dinobatkan sebagai presiden kehormatan Real Madrid itu. Bukan hanya hebat sebagai pemain, Di Stefano juga punya banyak prestasi ketika menjadi pelatih. “Tak diragukan lagi, Di Stefano merupakan sosok panutan yang lengkap. Dia selalu menjadi panutan kami,” kata kapten Real Madrid Raul Gonzalez.
Tapi, ada satu kekurangan besar dalam karir hebatnya. Di Stefano sama sekali tidak pernah merasakan berkiprah di Piala Dunia. Padahal, dia pernah membela 3 negara berbeda, yakni Argentina, Kolombia dan Spanyol. Ketika itu, belum ada aturan pemain yang sudah membela timnas senior suatu negara tidak boleh membela timnas negara lainnya. Dia membela Argentina di 6 laga, Kolombia 4 laga, serta spanyol 31 laga. Peluang pertama dia tampil di piala dunia adalah pada 1950. Ketika itu Di Stefano berusia 24 tahun. Sayang Argentina memutuskan tidak ambil bagian. Ketika Piala Dunia 1954, Argentina tidak lolos dan dia memilih membela Kolombia. Pada 1956, setelah beberapa tahun di Spanyol.. Di Stefano menerima kewarganegaraan Spanyol. Akhirnya dia memutuskan membela La Furia Roja (Julukan Spanyol) dan membela spanyol dalam kualifikasi Piala Dunia 1958, tapi spanyol tidak lolos.
Pada 1961, setelah memenangkan lima gelar Piala Champions bersama real madrid, di stefano akhirnya meloloskan spanyol ke piala dunia 1962. Kesempatan tampil di Piala Dunia sudah di depan mata, tapi dia gagal menggapainya. Hanya sebulan sebelum PD 1962, di stefano cedera otot yang membuatnya harus beristirahat lama. Kesempatan terakhir tampil di piala dunia akhirnya terbuang percuma. setelah itu, Di Stefano memutuskan pensiun dari timnas Spanyol.

Nama : Alfredo Di Stefano Laulhe
Lahir : Buenos Aires, 4 Juli 1926
Tinggi : 178 cm
Posisi : Gelandang Serang

(JP,13-10-09ham/aww)