Festival Film Islami di New York
alwan-film-festival
Tekanan amerika dan barat terhadap islam ternyata melahirkan kreativitas pada seniman muslim. Buktinya, dalam waktu dekat ini lebih dari 30 gambar hidup hasil kreasi sutradara muslim dari berbagai negara Islam akan `diadu` dalam ajang Week-long New York Festival Film. Festival ini bertajuk “The Alwan Film Festival”.

Ajang sosial (karena tak diharapkan mencari keuntungan) itu digagas sekelompok orang ternama asal timur tengah. Mereka menyodorkan perang di Iraq, Afghanistan dan konflik Palestina dalam bentuk film.

Dengan menonton film-film tersebut, diharapkan orang di seluruh dunia, yang selama ini tak paham Islam bisa mengenal lebih dekat dengan islam. Dan, barangkali kata sang penggagas, amerika bisa belajar tentang bagaimana sesungguhnya dunia Islam.

“Ini sangat penting agar semua orang amerika dari berbagai latar belakang datang dan melihat film ini, khususnya menyangkut peristiwa 11 september,” ujar Bader ben Hirsi, warga inggris keturunan Yaman.

Diantara film yang diikutkan berjudul,
A New Day in Old Sanaa, sebuah film buatan yaman. Ada juga film Zaman: The Man From the Reeds, karya Amer Alwan. Film ini bercerita tentang perjuangan seorang ayah yang tinggal di Baghdad, mencari obat unutk menyembuhkan anak laki-lakinya yang sakit.

Sedangkan Pakistan`S Game Ganda, film dokumenter dari seorang wartawan bernama Sharmeen Obaid`. Film ini bertutur soal dampak propaganda amerika memerangi terorisme di Pakistan.

Dipekirakan, festival ini menghabiskan dana 1.4 juta USD, jauh dari gebyar film hollywood. Namun demikian, festival ini tetap penting, sebab menyajikan sisi lain dunia Islam yang selama ini sering keliru digambarkan barat dalam film-film hollywoodnya.

http://www.mffusa.org/festinfo.htm.
http://www.alwanforhearts.org/film.