h1

Wujud dan Macam kondensator

April 3, 2010

Wujud dan Macam kondensator

Berdasarkan kegunaannya kondensator kita bagi dalam:
1. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)
2. Kondensator elektrolitElco)
3. Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)

Jika anda lihat kapasitor jenis elektrolit, anda boleh baca nilai yang tertera pada badan kapasitor. Bagaimana pula dengan kapasitor jenis mika, seramik dan sebagainya? Kadang kala susah mengerti apakah kode yang tertera di atas badan kapasitor tersebut. Sebagai contoh 105. Kod 105 bermaksud nilainya adalah 1uF. Begini kiraannya:

105 = 10 + 5 sifar (00000)

= 10 + 00000

= 1 000 000 pF (piko)

= 1 000 nF (nano)

= 1 uF (mikro)

Coba lihat kode ini pula. 474J. Jika anda lihat kode seperti ini, 474J bermakna nilainya adalah 0.47uF. Bagaimana pula dengan huruf J? Huruf J mewakili nilai toleransi 5%. Seperti juga resistor yang terdapat nilai toleransi yang mewakili warna kode, kapasitor akan menunjukkan tanda huruf.

Beberapa tujuan dari penggunaan kapasitor dalam suatu rangkaian :

1. sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain ( pada PS ).

2. sebagai filter dalam rangkaian PS

3. sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna.

4. untuk menghemat daya listrik pada lampu neon.

5. menghilangkan bouncing ( loncatan api ) bila dipasang pada saklar.

Macam – macam kapasitor :

1. kapasitor tetap

jenisnya :

a. kondensator kertas

b. kondensator mika

c. kondensator keramik

d. kondensator polyester

e. kondensator film

f. kondensator elektrolit

2. kapasitor tidak tetap / variable

jenisnya :

a. varco ( variable condensator )

b. kondensator trimmer

c. kondensator discharge switch ( CDS )

Satuan dalam kondensator disebut Farad. Satu Farad = 9 x 1011 cm² yang artinya luas permukaan kepingan tersebut menjadi 1 Farad sama dengan 106 mikroFarad (µF), jadi 1 µF = 9 x 105 cm².

Satuan-satuan sentimeter persegi (cm²) jarang sekali digunakan karena kurang praktis, satuan yang banyak digunakan adalah:

* 1 Farad = 1.000.000 µF (mikro Farad)
* 1 µF = 1.000.000 pF (piko Farad)
* 1 µF = 1.000 nF (nano Farad)
* 1 nF = 1.000 pF (piko Farad)
* 1 pF = 1.000 µµF (mikro-mikro Farad)

Adapun cara memperluas kapasitor atau kondensator dengan jalan:

1. Menyusunnya berlapis-lapis.
2. Memperluas permukaan variabel.
3. Memakai bahan dengan daya tembus besar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: